temu tuju
Label:
Tarian Kata
/
Comments: (0)
dalam tepian penantian. kutemukan sebuah pandang paling singkat. diantara buih biru aksara yang berlomba memecah karang rasa. diiring semilir ragu yang melalu diantara lalang ilalang kenangan. bersama dendang melagunya sendu. dihimpit dalam buai rindu. mengganggu. sebabnya engkau tahu. aku ingin temu. temu yang dicipta dalam goncangan syahdu tanpa tara. menuai perpanjangan mimpi siang-malam. dalam kerlip bintang paling genit. dalam peluk mentari paling hangat. dalam terang bulan paling nyaman. beserta pengaduan paling dalam. kita biarkan diksi menari menghijaukan bumi. memerahkan pipi. mengubah semilir ragu menjadi derap tuju. musnahkan kenangan sendu. disebuah ruang yang tiada ada dua. semua bermula dari kita bicara tentang arti pergi. lantas mengeja satu demi satu kata. tentang kita-mimpi dan hujan. sebuah kasih dalam kisah yang bertemu pada pandang paling panjang.
Hasbiyallah
Label:
Muslimah Teens
/
Comments: (0)
Hasbiyallah wa ni'mal wakiil
(Cukuplah Allah bagiku, dan Allah adalah sebaik-baiknya pelindung)
"Akhir perkataan yang diucapkan oleh Nabi Ibrahim alaihisalam,
ketika ia dilemparkan ke dalam api adalah Hasbiyallah wa ni'mal wakiil (Cukuplah Allah bagiku, dan Allah adalah sebaik-baiknya pelindung)"
(Hr. Bukhari)
__________
MasyaAllah, buat apa kita banyak mengeluh pada manusia?
buat apa kita banyak meminta dari manusia?
buat apa kita banyak bergantung dari manusia?
buat apa kita merasa baru bahagia bila bersama manusia?
pada akhirnya manusia yg dekat dengan kita,
lama kelama akan menjauh sebab kesibukannya.
pada akhirnya manusia yg dekat dengan kita,
lama kelama akan menghilang seiring bencinya.
pada akhirnya manusia yg dekat dengan kita,
takkan mampu menyelamatkan kita di akhirat.
lama kelama manusia yg dekat dengan kita,
takkan sepenuhnya mendukung kita.
namun, pada saat manusia itu dekat dengan kita,
jadikan kita sebaik-baiknya manusia untuknya.
sebab perasaan baik dan nyaman, berenergi positif itu,
takkan lekang oleh waktu.
______
buat apa pula kita menakuti masa depan?
buat apa pula kita jatuh sebab masa lalu?
buat apa pula memilih merugi di masa kini?
kita selalu punya kesempatan baik dan menjadi pribadi baik.
kita selalu punya kesempatan menjadi bijak dan membijakkan orang lain.
kita selalu punya kesempatan belajar dan jadi pembelajaran untuk orang lain.
bahkan, saat kita sendiri.
saat kita merasa sendirian.
walau kita tidak pernah benar-benar sendiri.
Ada Allah.
Terus. Slalu. Slamanya.
~*aisyah asyafiyah*~
Manusia, mintalah Keselamatan!
Label:
Muslimah Teens
/
Comments: (0)
Mengapa manusia itu sombong sekali, hingga menantang Tuhan untuk menurunkan musibah kepadanya disaat dia bisa memilih meminta manfaat, keselamatan, mengapa lantas ia meminta ujian? Padahal dengan keselamatan disertai kerendahan hati, ia tidak hanya bisa memaksimalkan kualitas dirinya melainkan juga kualitas orang lain!
Mengapa manusia itu cengeng sekali, dan senang mengumbar rasa cengengnya? Kegalauan dan kelabilannya pada manusia? Padahal sudah jadi rahasia umum, kalau manusia menyenangi seseorang yang berenergi positif namun juga terbuka! Jika ia punya masalah ia akan mengaku "Ya, saya sedang dalam masalah" namun ia segera membubuhi dengan kata, "namun saya mencoba kuat dan menyelesaikannya, saya tahu Allah Maha Besar dan Maha Kuasa, masalah ini sangat mudah bagi-Nya" aaah... cantik sekali kan?
Mengapa manusia itu rendah sekali perasaannya? Seringkali merasa sedih dan bermuram sebab "tetangga" tampak lebih damai dan asri serta memiliki segalanya. Padahal, yakinlah setiap orang punya masalah, punya kejelekan, sebagaimana diri kita. Jika seseorang memberitahu kejelekan kita, mengapa sangat desperate atau putus asa? Santai saja, setiap orang punya kejelekan, sekalipun yang dinobatkan sebagai perempuan tercantik, sekalipun perempuan yang menikah dengan pria terkaya, semua orang punya! Jadi tersenyum dan berkatalah kepada orang yang memberitahu kejelekanmu, "Wah, terimakasih loh, kamu tahu saja kejelekanku, rajin sekali menggalinya" atau dengan mengatakan "Nah, terimakasih loh, sekarang kamu punya solusi tidak untuk meminimalisir kelemahanku?" Bukannya malah menjatuhkan perasaanmu, merasa dirimu tidak berharga. Pujilah dirimu, sebab semua kebaikan yang terjadi adalah kehendak-Nya! Luruhkan pikiran burukmu, dan tumbuhkan optimisme positifmu!
Mengapa manusa itu ragu sekali dengan rezeki-Nya? Kita sama-sama tahu, dan sudah jadi rahasia umum bahwa mengais rezeki sekarang ini sulit, dan hidup sudah terlalu rumit. Mengapa manusia gemar sekali membuat hidupnya jadi rumit atas perasaan-perasaannya, yang sederhana ambil-lah! Tidak usah cengeng dan merasa terjebak keadaan. Ingat, rezeki itu dari-Nya, dan milik-Nya, mau itu dalam bentuk harta ataupun jodoh, kesehatan, ketenangan dan lainnya.
Mengapa manusia itu bodoh sekali? Sebab kuncinya yang begitu sederhana seringkali dibuang begitu saja ; menjalankan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya, serta banyak berdoa, ya berdoa! Salah satu amalan yang dapat merubah takdir adalah dengan berdoa, dan juga bersedekah!
Ingatlah, bahwa sel kita tumbuh setiap detiknya, kita orang baru setiap detiknya!
Dan, mintalah kepada Allah keselamatan, dunia dan akhirat.
~*syafiyah*~
[Mari belajar bersama]
08/07/2013
trust Allah, it’s work!
Label:
Muslimah Teens
/
Comments: (0)
•*`'•.¸trust Allah, it’s work!¸.•''*•
.:bumi cinta اللَّهِ juli 07, 2013:.
bismillahirahmanirahim
ingat masa-masa sekolah dasar,
jika ditanya apa itu “iman”, ingat jawabannya?
iman itu percaya dengan hati-lisan-perbuatan, itu kah?
dan semakin kita dewasa, iman itu juga berarti...
percaya tanpa keraguan, tanpa banyak pertanyaan,
percaya tanpa syarat~
namun, ditengah dunia yang menuntut syarat ini-itu,
kita-pun seringkali meminta syarat kpd Allah,
sebagaimana kita meminta syarat pada manusia,
syarat-nya kadang aneh-aneh dan tidak masuk akal..
“kalau aku dikasih ini, baru aku akan berjilbab”
“kalau aku diberi ini, baru aku akan bersyukur”
“kalau aku diberi ini, baru aku akan berbakti”
“kalau aku dijadikan ini, baru aku akan berdakwah”
beserta kalau-kalau lainnya
padahal... dimanakah kita berpijak?
rezeki dari siapakah yang kita nikmati?
yang wajib dilakukan malah memakai syarat dan ketentuan berlaku
haduh!
bahkan kita-pun sering menduakanNya,
seakan tidak percaya akan kuasanya
“butuh ini, langsung minta si A”
“ingin itu, langsung pergi ke si B”
“sakit, langsung meraung-raung sang dokter”
“putus asa, bergegas ke psikolog”
“patah hati, angkat kaki ke dukun beranak”
lantas dimana tempat Allah...?
dimana pula letak “sabar dan shalat”...?
bukankah kita mengaku tak berdaya, dan allah-lah yang berdaya..?
ikhtiar itu ada-butuh-perlu, namun kita sering lupa..
mendahulukan allah, yang paling berhak!
trust allah, it’s work!
tahukah kamu,
kadang tiada ada satupun manusia yg mendengar inginmu,
tapi tiba-tiba allah memberinya, tanpa duga!
ada masa dimana kamu hanya menargetkan suatu mimpi,
menjelang waktu yang ditargetkan ia belum tampak
lantas... disuatu waktu allah memberinya,
disaat kamu hampir pupus atau lupa
pun tiada dipungkiri ada hal yg kamu ingin,
namun memang tidak akan bisa kamu dapat,
sebab bisa jadi itu tidak baik untukmu..
namun ada juga yg tiada pernah terlintas dibenakmu,
namun kebaikan itu menghampiri~
trust Allah, it’s work!
segala kemudahan, keberuntungan,
ketentraman, ketenangan, kebahagiaan,
insyaAllah akan direngkuh
--aisyah asyafiyah--
Peran Suami dan Istri
Label:
Baity Jannaty
/
Comments: (0)
peran istri dan suami, bukan perkara siapa kuat dan siapa lemah,
siapa yang menghasilkan uang siapa yang tidak~
mari kita tengok ayah dan ibu kita, atau pasangan lainnya.
___
seorang suami memberikan beras,
dan seorang istri menjadikannya nasi,
dan membiarkan suaminya memakannya,
lebih dulu dibanding dirinya
seorang suami memberikan rumah,
dan seorang istri memberikan penjagaan terbaiknya,
serta membiarkan suaminya berkehendak memimpinnya,
seorang suami memberikan kendaraan,
dan seorang istri tidak pernah memakainya,
terkecuali atas izin suaminya~
seorang suami memberikannya pakaian,
dan seorang istri adalah pakaian suaminya,
dalam kejujuran, kebenaran, dan kebaikannya.
ketika suami bekerja keras di luar sana,
dan pulang ke rumah untuk beristirahat,
dimana tempat istri beristirahat..?
padahal ketika suami di dalam rumah atau di luar,
hatinya selalu berdoa kebaikan atasnya,
dan tenaganya ia upayakan untuk menjaga amanah dari nya,
tugasnya dimulai begitu suami membuka matanya,
hingga menutup matanya.
sekalipun terdengar hanya "itu-itu saja"
namun... maukah suami menukar perannya dg istri..?
melahirkan. merawat. menyusui.
merasakan sakitnya datang bulan.
memikirkan menu makan. mengolahnya.
mencemaskan keadaan suaminya.
merawat ketika ia sakit. mengatur uang.
memberikan senyuman terbaiknya.
bahkan pada tahap paling sulit
memberikan kepercayaan,
ketika suami tidak lagi percaya
pada kemampuannya sendiri.
___
~*asyafiyah*~
Kisah Cinta Paling Memilukan di Dunia
Label:
Book is My Lifestyle
/
Comments: (0)
Since I was child i love reading story of life. Dan yang slalu menarik adalah kisah-kisah yang mengangkat perempuan. Buku "Kisah Cinta Paling Memilukan di Dunia" karya Abdul Hamid al Muhammad adalah salah satunya.
Sebagaimana judulnya, kisah yang ditawarkan disini memang bukan kisah membahagiakan namun jelas memilukan. Betapa banyak sekali keputusan-keputusan yang didasari cinta palsu dan harta yang akhirnya menjatuhkan drajatnya. Namun ada juga kisah para lelaki yang menjadi penyebab kepiluan perempuan. (Naudzubillahimindzalik, semoga kita dijauhkan dari kisah-kisah penuh pilu itu.)
Kisah ini mengajarkan beberapa hal, bahwa perempuan memang makhluk yang begitu khas, yang kadang kepolosannya membuatnya terjebak, ketulusannya membuatnya dihinakan, kebengkokannya membuat ia merugi, dan mengembalikan pada kenyataan bahwa ketaatannya adalah penyelamatnya. Laa hawula wa laa quwata ilabillah. Tiada ada daya dan upaya kecuali-Nya. Dan semoga perempuan-perempuan seperti kita dapat menggigit sunnah dengan gigi graham terkuatnya, sebab insyaAllah itulah yang akan menyelamatkannya.
~*syafiyah*~
03/07/2013
UdahPutusinAja!
Label:
Book is My Lifestyle
/
Comments: (0)
Udah Putusin Aja karya Felix Y Siauw, bisa dikatakan buku fenomenal, sebab katanya langsung cetak ulang setelah diterbitkan, hanya beberapa minggu saja!
Buku ini saya beli di Islamic Book Fair, di Jakarta 2013. Di penerbit Khalifah. Harganya saya lupa berapa, sepertinya 45.000, itu harga diskon tentu saja. Setelah sekian lama saya tidak kesana, sudah dua kali kesempatan bookfair aku lewatkan! Jadi sangat-sangat menyenangkan sekali bisa kembali kesana >< membeli buku-buku! (Sayangnya sebab kesibukan kuliah, dan amanah dakwah, banyak buku yang masih bertitle "koleksi" belum terbaca ><)
Buku ini memang pantas jadi fenomenal! Tidak heran sih, aku juga suka dengan konsepnya yang "cewek banget"
dengan cover yang pink cantik nan manis, dan isi-nya pun juga tidak kalah keren! Dengan animasi-animasi lucu! Ditambah cerita-cerita nyata, ataupun ilustrasi semata. Gaya bahasanya jug ringan dan apa adanya. Yah.. untuk mendapatkan buku se-manis dia, harus ada upaya lebih yaitu merogoh kocek lebih dalam. Nyatanya memang tidak merugikan bagi yang
membelinya. Tapi bagi saya... ini biasa saja. Bukan sebab apa-apa yang
ada di dalamnya, melainkan apa yang ditawarkan memang sudah saya yakini
benar, sehingga lebih kepada selera persona.
Buku ini sangat saya rekomendasikan kepada adik-adik SMP, SMA dan teman-teman kuliah. Baik bagi yang masih galau maupun tidak! (Sebab yang tidak, bisa merekomendasikannya pada yang "masih" juga~") Semangat dari anti galau ya sholehah!
wallahualam bishowab
~*syafiyah*~
Renung Syria
Label:
Sayap-Sayap Hati
/
Comments: (0)
--ini renungan yang benar-benar renungan,
yang tidak tertahankan untuk tidak dibagi--
Baru saja.
Saya melihat foto seorang gadis TANPA wajah, di home saya.
Dari sebuah pages yang memang concern pada kasus ini.
Bukan... bukan karena kelainan atau penyakit, atau keturunan.
Melainkan karena perang yang berkecamuk di suriah.
Wajahnya masih penuh darah dengan satu selang masuk, entah ke mulutnya, hidungnya atau apa (T_T)
Bisa saja saya memasangnya dan menunjukkannya pada teman-teman.
Tapi.. bahkan saya, bahkan saya yang (cukup) menikmati film SAW (walau tetap tidak sepenuhnya) saja tidak mampu memandangnya dg mata terbuka...! Sekalipun hanya satu detik. Hanya satu detik.
Saya tidak ingin berbagi kengerian ini, khawatir kalian lupa makan.
Hal ini membuat saya berpikir ulang.
Sebab beberapa menit yang lalu, saya begitu terharu, dengan sebuah film "SHOOTER" well, saya tidak menontonnya hanya 10 menit pertama.
Saat kedua prajurit itu dikhianati pasukannya sendiri.
Dan saat salah satu prajuritnya yang merindukan "pulang" untuk bertemu anaknya, nyatanya harus tewas tertembak.
Itu film, dan itu membuat saya hampir menangis.
Saya tidak pernah suka tema pengkhianatan ditengah ketulusan penuh yang diberikan. Rasanya seperti diinjak-injak, dicampakkan, ditelan bumi.
(Tapi ini bukan ikhlan coffee itu)
Dan foto gadis kecil tadi membuat saya berpikir.
Begitu kerdilnya perasaan-perasaan orang "kota" seperti kita.
Mau ditipu perasaan-perasaan semu, padahal.. disana.. faktanya..
adanya.. pastinya... mereka sudah benar-benar berdarah-darah..
dengan ratusan tembakan setiap harinya.
Lantas kita...? disini...
Masih sering terjebak perasaan-perasaan remeh-temeh~
"bingung makan apa" - galau
"ac/kipas mati & gerah" - sebal
"motor mogok" - kesal
"gak ada yang sms/chat" - mood drop!
"ujian gak bisa" - hopeless
"gak disapa balik" - badmood!
"menu pesanan datang terlambat" - marah
"diomelin guru" - sakit hati
"gak ada uang" - nangis
"hujan..." - ngeluh
"panas..." - ngeluh
"cucian numpuk" - ngeluh
"amanah numpuk" - juga ngeluh
Yah, begitulah tabiat kita sebagai manusia.
Sayangnya, yang belum berubah "akal" dan "iman"-nya harus dipertanyakan. pun juga saya.
____
*saatnya belajar psikologi islam & psikologi wirausaha
*back to reality
*jihad kita berbeda
*ini nasib kita, itu nasib mereka
*namun yang namanya saudara, ketika kakinya yg tersentuh duri, mata-lah yang ikut menangis. sama. sakit-nya sama.
___
aisyah asyafiyah
Me is "not me"
Label:
Sayap-Sayap Hati
/
Comments: (0)
Bisa jadi itu sebuah judul yang membingungkan, itu berasal dari sebuah quotes namun saya kehilangannya tapi memahaminya. Kita memang bukan melulu "kita adalah" melainkan kita "bukan adalah" juga adalah bagian dari kita. Bingung? Saya akan memberi contoh, misalnya :
Saya ingin mendapat IPK 3,5 sebab IPK dibawah 3,5 itu bukanlah saya.
Saya ingin rumah yang ada di lingkungan yang bersih, sebab rumah kotor bukanlah saya.
Saya ingin mempunyai kitab-kitab, sebab tanpa kitab bukanlah saya.
Saya ingin gamis syari', sebab pakaian mini bukanlah saya.
Saya ingin rumah luas, sebab rumah sempit bukanlah saya.
Saya ingin dunia ilmu agama, sebab dunia fashion bukanlah saya.
Saya ingin pernikahan sederhana, sebab pernikahan mewah/megah/ramai bukanlah saya.
Saya ingin lulus tepat waktu/cepat, sebab lebih dari itu bukanlah saya.
Saya ingin aktif berdakwah, sebab duduk diam bukanlah saya.
Saya ingin menulis setiap hari, sebab menyimpan informasi sendiri bukanlah saya.
Saya ingin membatasi diri dari lelaki, sebab berlebihan dengan mereka bukanlah saya.
Saya ingin sewajarnya bersahabat dengan perempuan, sebab teramat dekat bukanlah saya.
dst, dll...
Ini mengartikan adalah memperjelas diri dengan kata "TIDAK" agar lebih fokus sebenarnya kita ini seperti apa dan mau bagaimana. Sehingga tidak perlu memusingkan "apa dan bagaimana" orang lain, serta membuat diri kita hanya melihat kekurangan kita tanpa kelebihan, sebab pencapaian-pencapaian orang lain. Baiklah sekali lagi kenali sisi "TIDAK"-mu! Dan terus bergerak maju untuk bermanfaat!
Saya tidak ingin ke paris. Saya ingin ke mekah. Saya tidak ingin pesta mewah. Saya ingin syar'i dan sederhana. Saya tidak ingin mobil mewah. Saya ingin mobil yang kuat dan cukup. Saya tidak ingin tinggal di lingkungan kumuh. Saya ingin bersih dan menyejukkan. Saya tidak ingin tinggal di lingkungan padat. Saya ingin di lingkungan asri. Saya tidak ingin di lingkungan terpencil. Saya ingin dilingkungan yang ada doket dan ustadnya. Saya tidak ingin menjadi mawapres. Saya ingin aktif mengikuti seminar. Saya tidak ingin menganggur. Saya ingin memiliki aktivitas penuh manfaat. Saya tidak ingin jadi penulis novel teenlit atau cerpen fiktif. Saya ingin menjadi penulis kontemplatif-inspiratif. Saya tidak ingin membaca puluhan novel picisan. Saya ingin membaca ratusan kitab dan novel inspiratif. Saya tidak ingin menonton gosip/film tidak jelas. Saya hanya ingin menonton film inspiratif-butuh berpikir-berkelas-dan psikologis. Saya tidak ingin bertubuh gemuk. Saya ingin ideal atau kurus. Saya tidak ingin memakan junkfood sekalipun di restaurant ternama. Saya ingin menjaga kesehatan dengan vegetarian atau di restaurant terpercaya. Saya tidak ingin belajar hipnosis. Saya ingin khusyu' dalam shalat dan dzikir. Saya tidak ingin cantik secara fisik. Saya ingin cantik secara psikis dan spiritual. Saya tidak ingin berteman dengan orang yang mengedepankan dunia. Saya ingin berteman dekat dengan yang mengingatkan saya dengan akhirat. Saya tidak ingin diperhatikan orang. Saya ingin dipertimbangkan. Saya tidak ingin barang berkualitas rendah. Saya ingin barang berkualitas tinggi sekalipun hanya satu dan awet. Saya tidak ingin berpergian sendirian. Saya ingin ditemani dalam berpergian. Saya tidak ingin meminta terus. Saya ingin mandiri. Saya tidak ingin menunda kelulusan. Saya ingin lulus kurang dari empat tahun. Saya tidak ingin pergi ke mall/tempat hiburan. Saya ingin pergi bertafakur. Saya tidak ingin hanya tahu satu-dua kota. Saya ingin berkunjung ke kota-kota di pulau jawa. Saya tidak ingin ke banyak ke luar negeri. Saya hanya ingin ke mekah dan canada. Saya tidak ingin punya satu atau dua anak. Saya ingin anak lebih dari lima.
Mungkin ini sedikit penjelasan, bagaimana contohnya.
Harapannya dengannya kita lebih tahu, "mereka adalah mereka"
dan "kita adalah kita"
~*syafiyah*~
Saya berharap tidak ada yang membacanya saja.
Tapi segera menuangkan.
memperbaiki dan menyiapkan diri!
Label:
Baity Jannaty
/
Comments: (0)
~*perkara : memperbaiki dan menyiapkan diri!*~
.:morningshare, lovelyroom 28 june 2013:.
~*~
apakah nabi muhammad salallahualaihi wassalam,
menjadi “muhammad” yg bergelar al-amin,
semata-mata demi “khadijah”....?!!
~*~
apakah nabi muhammad salallahualaihi wassalam,
menjadi “muhammad” yg bergelar al-amin,
semata-mata demi “khadijah”....?!!
jelas sekali jawabannya : tidak! bukan bangeeet~
beliau melakukannya sebab : "memang sepatutnya begitu"
saya suka heran dengan orang-orang yang melakukan perbaikan,
dan mempersiapkan diri hanya untuk lawan jenis
lantas setelah bertemu, apakah itu akan menghilang?
jelas sekali, bahwa esensi memperbaiki dan menyiapkan diri
yg semu memang demi mendapatkan pasangan yg baik,
namun, yg tepat dan sebaimana mestinya adalah :
dg harap untuk meraih ridho allah~
coba deh, apa tujuan hidup kita sbg manusia?
sudah jelas, beribadah sesuai tuntutan yg ada dan iklas.
bukan sekedar ibadah, tapi ibadah yang maksimal..~
sebab, baik laki-laki dan perempuan :
senantiasa berlomba-lomba untuk kebaikan~
sebab, baik laki-laki dan perempuan :
senantiasa berlomba-lomba untuk kebaikan~
sebab timbangan amal laki-laki dan perempuan
sungguh tidak ada bedanya..!
terlebih...
sebab kita hanya punya modal yg sebentar,
sebab kita hanya punya modal yg sebentar,
dan "medan" yang tidak bisa kita ubah~
sedangkan tidak ada yg tahu kapan kita mati
kita hanya numpang lewat :
hidup – bermakna - mati
simple
pertanyaannya :
mau makna yg positif dan penuh inspirasi kebaikan,
atau malah sebaliknya..?!
choices is yours!
hidup – bermakna - mati
simple
pertanyaannya :
mau makna yg positif dan penuh inspirasi kebaikan,
atau malah sebaliknya..?!
choices is yours!
sepakat?
~*aisyah syafiyah*~



