Rss Feed

ShoutMix chat widget

Mau seperti ini?
Click aja disini---> Kumpulan Blog Tutorials

Kaulah Puisiku


kasihku...

tahukah kamu
ratusan hari lalu...
aku menulis aksara tentangmu
tanpa pernah membacamu

tapi kini...
(aku bahkan masih tak percaya)
bahwa diksimu-lah yang membersamai paragraf hidupku

engkaulah yang ada disisiku
bersama ratusan alinea cita-cita, harapan, mimpi dan ambisi

engkau
mengukir indah kata-kata dalam relungku
merangkai rekahan rasa mengabadi
menjadikan makna sebuah arti

tentang kamu dan puisi

~*aisyah asyafiyah*~

Evaluasi dan Hasil Dream Cather edisi 2013-2014


Bismillah.. alhamdulillah wa syukurillah masih ada usia hingga detik ini. So, pada kesempatan kali ini aku mau evaluasi dream catherku antara tahun 2013-2014 -yang banyak terlupakan-. Walaupun sebenarnya evaluasi serta hasil disimpulkan pada awal Ramadhan 2014, yang insyaAllah masih 32 hari lagi, tapi kupikir sebab kesibukanku nanti menyambut adik bayi tersayang, maka... dimajukan tak mengapa ya? Toh jikalau ada perubahan lagi, akan dengan mudah kuedit ^^ So, langsung saja, ini dia evaluasi dan hasilnya!

1. Skripsi jadi toga (Bab Teori)
    Result : InsyaAllah aku memberi yang terbaik :) 98%

2. Skripsi jadi toga (Penelitian)
    Result : Alhamdulillah sudah memasuki subjek ke-3, dan sayangnya sepertinya tidak bisa sidang bulan Juli ini sebab berbarengan dengan kelahiran. Bisa dikatakan juga aku baru benar-benar memulai terjun penelitian itu bulan Maret-April-Mei dan dibarengi dengan magang serta naik turun mood ibu hamil #alesan hehe. Sebenarnya sih bisa saja ontime, hanya saja... ya, aku membaca karakterku yang "moody" --badme hehe! Jadi, nggak ada hubungannya antara nikah-hamil dan lulus tidak sesuai target, ini lebih kepada penemuan-penemuan di lapangan, idealisme penelitian, dan mood (regulasi diri) sang peneliti ^^ jadi terserah saja sama yang lulusnya cepat atau lambat, toh aku hanya peduli dengan punyaku. Dan sejauh yang kurasakan menikah itu membantuuu sekali proses pengerjaan skripsi ;D #Jazakallahu khyrn kepada zaujy yang banyak sekali menguras keringat, tenaga, waktu, dan dompet untuk memfasilitasiku dalam mengerjakan penelitian ini. InsyaAllah, sebagaimana rencanaku semoga manfaat penelitian ini meluber ke masyarakat luas, dan khususnya kita dan orang terdekat kita, yeah! ;D **tapi tetap looh doakan semoga sidang dan lulusnya tahun 2014 bukan tahun 2015!

3. Bisa memasak 50 menu dengan kriteria tersebut~
    Result : Pada akhirnya memang tidak bisa menjadi vegetarian lagi, kehamilan menuntut makan lebih dari sekedar sayur (tapi anehnya malah lebih suka makan yang macem-macem diluar sayur haha~ mungkin karena masakanku yang nggak enak, jadi nggak nafsu makan :p) Adapun perihal 50 menu, mari deh kita menghitungnya -yang terlintas saja- : (1) Sambel bawang (2) hati ayam kecap pedas (3) tumis kangkung (4) tumis sayur labu (5) tumis sayur buncis (6) ongseng jamur (7) sayur sup baso/ceker/ayam (8) balado telur (9) ikan teri pete (10) kentang balado (11) kentang goreng (13) tempe orek (14) ikan bandeng goreng / bumbu (15) tempe goreng (16) bakwan goreng (17) ayam goreng (18) ayam kecap pedas (19) udang crispy (20) jamur crispy (21) bakso kecap (22) sayur capcay (23) tumis kacang (24) sayur bayam (25) bihun goreng (26) nasi goreng (27) ayam crispy (28) udang crispy kuah asam-manis --jagoan suami sih-- (29) telur dadar crispy --yah, lumayan lah-- (30) apa lagi ya....? aku selama delapan bulan ini masak apa ya? O.o *antara lupa ingatan dan kenyataan bahwa aku jarang masak hehe~ oke jadi bisa dikatakan hanya tercapat 70% dengan kualitas yang nge-pas dan standart! Tenang-tenang, insyaAllah masih ada waktu beberapa hari lagi menuju ramadhan, semoga bisa membalasnya ^^ siap bereksperimen! Hyaaat~~

4. Muslimah Habits
    Result : kalkulasi persen hanya 17,5% tercapai dengan amat sangat minim dari kemampuan yang seharusnya bisa kuupayakan LEBIH!!!!  sedih rasanya!

5. Hoby and Talent
    Result :

  • (1) membuat scraftbook 0% -- tapi aku membuat bantal, tirai dan toples dari kain tidak terpakai alhamdulillah~
  • (2) posting 80-100 -- masih 70 dibawah :3 dan grafiknya terus menurun :# tidak mengapa deh, sebab aku memposting skripsi :p *alesan.com
  • (3) tidak ikut lomba -- yeah, hamil-mual-dan pacaran setelah nikah membuat lupa sama hal ini
  • (4) Baca 50 buku/jurnal/artikel -- hmm.. coba aku list ya, jurnal dan buku yang kupakai untuk skripsi sih lebih dari 50 ya, tapi kalau diluar itu.. aku namatin apa ya? yang pasti membaca beberapa buku walau belum tamat, diantaranya : - perawatan bayi dan ibu hamil, - 18 bulan awal anak - 5 tahun masa emas anak, - sirah sahabiyah - sesekali intip buku pernikahan, buku masak, dan buku kerajinan. kalau aku mempresentasikan mungkin hanya 68% target ini tercapai.
  • (5) cetak min. 1 buku -- yup, buku yang kuberikan kepada suamiku
  • (6) menggambar kala bosan -- sekarang kalau bosan nggak dipakai menggambar tapi nodong seseorang untuk ngajak jalan atau makan diluar xD
  • (7) no more west movie -- sempat bertahan beberapa bulan, tapi karena ada laptop keponakan yang isinya film, jadinya ya nonton beberapa.... ya sama sherlock holmes sih :3
  • (8) mendaki satu gunung -- akan susah kesampaian, tapi jalan-jalan ke sawah di banjarnegara sih lumayan lah :D
  • (9) keliling jakarta seharian -- pas awal banget nikah keliling busway sama suami tapi ini nggak masuk hitungan soalnya bayanganku keliling ya keliling, banyak yang dikunjungi, kalau ini cuma gramedia matraman sama busway aja hehe
  • (10) mengunjungi 10 tempat baru, yuk kita hitung! - 1. Banjarnegara, dengan rumah-rumah saudara suami, alun-alun kota, sawah-sawah, 2. Tempat makan baru dan tempat minum susu baru, 3. kampus industri (please, penting banget ya? >,<) 4. Solo, penerbitan intermedia :D 5. Sekilas tentang Jogja yang dekat dengan Bantul.... 6. Salatiga "Ibu Profesional" 7.Universitas Semarang. Lalu... apalagi yaaaaaa? Sedikit sekali nih, berarti ini PR suamiku untuk mengajakku ke lebih banyak tempat, khususnya yang edukatif dan sejenisnya, bukan sembarang tempat. Jadi bisa dikatakan presentasi keberhasilan ini hanya 14,5%
  • (11) Perpustakaan pribadi cetak stiker -- Well, mungkin akan ganti nama atau malah dibiarkan dulu sementara sebaaaab.. insyaAllah ada perpustakaan umum bernama "Rumah Belajar Alfatih" xD

6. Sosial dan Dakwah
    Result :

  • (1) Dakwah / Baksos min. 8x/bulan -- Yup tidak benar-benar 8x ternyata. Tapi alhamdulillah wa syukurillah, setelah menyatukan pandangan dan cita-cita, terbentuklah satu project besar bernama "Rumah Belajar Al-Fatih" yang berada dibawah yayasan 'Kertas Langit' :) sudah terkumpul hampir 600 buku untuk Desa di banjarnegara ^^ Selain proyek ini, proyek apa ya?:3 Oh iya.. memperbaharui Annisa-nya Irmaza, ganti brand dsb dkk.. jadilah 'Rumah Annisa Irmaza" (RAI) yang kemudian berasa saudara sendiri :) sayangnya aku malah mulai jarang ngaji sebab satu dan lain hal
  • (2) Make a lot of friend (100 orang) -- hmm.. ya tentu ada beberapa kenalan baru, tapi dari anggota RAI-pun seharusnya mencapat minimal 15 orang yang seharusnya kukenal, belum lagi interaksi lainnya, dan kumpulan ibu-ibu PKK, adik-adik 2013 (yang kemudian aku lupa namanya) jadi... apakah mencapai 100? rasanya masih berkisar 70 orang saja dan itu juga banyak yang sekedar tahu nama saja :# atau tahu orang lupa nama, haih!
  • (3) Selesaikan amanah -- masih banyak buku orang yang diaku, masih ada sertifikat yang belum dibuat, masih memegang amanah sebagai sekben RAI, masih ada uang yang nyangkut diaku, dan beberapa barang temuan yang entah siapa pemiliknya, lantas aku harus bagaimana?
  • (4) Ambil amanah? -- dan amanah itu adalah menjadi istri dari seorang suami yang begitu istimewa.
  • (5) Silaturahim dengan teman SD, SMP, SMA --> alhamdulillah saat walimahan, walaupun tidak semuanya :3 terkhusus yang dulu menjadi sahabat ketika SD seperti Elva, Fuji dan Eka, dan SMP seperti Rifkah, Riri, dan Jusica, dan SMA seperti Ayu Zahara. (sengaja disebut ;p) serta guru-guru yang mungkin sekarang lupa sehingga bertanya "siapa sih vera itu" :#
  • (6) Artikel mingguan jalan min.5x -- Tetooot~ 0% sepertinya~~

7. Wish to Have
    Result :

  • (1) Buku -- Alhamdulillah wa syukurillah numpuuuuuuuuuuuk banget!
  • (2) Punya printer --Alhamdulillah, walaupun sedang diopname
  • (3) Punya sepatu yang awet banget -- Alhamdulillah, 8 bulan ini selalu pakai dia dan dia baik-baik saja :DD
  • (4) Punya alat dapur sendiri -- belum ideal sih, tapi alhamdulillah lumayan cukup
  • (5) Punya rak buku baru -- Alhamdulillah dapat dari hadiah pernikahan xD

  • Others : Alhamdulillah wa syukurillah banyak sekali yang memberikan hadiah saat pernikahan :D dan selain itu karena double jadi banyak barang baru yang dimiliki yang saat single tidak dimiliki :) namanya perlengkapan rumah dan perabotannya! hehe~

8. Wish to Learn
    Result : dari semua yang dipelajari hanya point (7) maka dari itu...... sedih sekali :'( tapi, beruntung juga karena nyatanya menjadi istri-pun membawa pembelajaran tersendiri, sekali waktu belajar tahsin bersamanya, mendengar dia belajar bahasa arab (walau aku jauh dari mengerti), dan mendapat pandangan-pandangan baru, sekalipun aku masih suka ngeyel hehe. Selama 8  bulan belajar banyak alhamdulillah, mulai dari mengisi waktu luang, bisnis, belajar dari masa KKN, belajar menahan diri, belajar menjelang walimah, pasca nikah, saat hamil, saat mengerjakan skripsi, belajar mengelola perasaan, belajar managemen waktu, belajar hemat, belajar sesuatu yang banyak barunya. Alhamdulillah wa syukurillah

So, mungkin ini dulu evaluasi dan hasilnya~
Semoga masih ada jatah usia hingga berpuluh tahun berikutnya dan bisa menuliskannya,
yang bertujuan untuk pengingatku sendiri ^^

lets makes next dream catcher

~*aisyah asyafiyah*~
[26/5/2014]
*akan ditambah jika ada tambahan :D

MAINAN ADIK BAYI 0-6 BULAN

Prinsipnya : Pilih mainan yang dapat bergerak, ada bunyi-bunyian, berwarna cerah dan sederhana, tentunya aman bagi bayi, antara lain :

1. Playmat
2. Gelang kain atau gelang plastik
3. Gantungan putar warna-warni
4. Boneka kecil dan lembut
5. Balok-balok warna-warni (dari kain lebih baik)
6. Buku kain
7. Mainan untuk digigit
8. Cermin
9. Bola-bola warna-warni

InsyaAllah semua itu akan membantu adik bayi untuk memusatkan perhatian, mengenal bentuk, koordinasi tangan, melatih indra, membantu memusatkan perhatian, mengajarkan sebab akibat, membantu mengenal dirinya, membantu pertumbuhan gigi, dan merangsang minat mencintai buku.

Perkara biaya, kembali lagi ke kebiasaan ibu dalam berbelanja ^^ bisa dapat murah banget, bisa juga muahal banget ;D satu hal yang harus dipastikan : aman untuk bayi, tidak mengandung bahan kimia, bersih. ^^

--lo(ve)

Januari Hingga April

Ternyataaa.. saya sudah lama sekali tidak menulis BLOG tercintaku ini ya (0.O) Sudah hampir empat bulan saya tidak menulis, ow ow ow. Kemanakah saya? >,< Mungkin hanya akan sedikit sharing saja ya.. Alhamdulillah setelah menikah Allah mengizinkan saya merasakan yang namanya mengandung, dan menikmati masa-masa indahnya pacaran setelah menikah. Truly, buat kamu-kamu yang masih jomblo, cintailah masa-masa jomblo kamu dengan meningkatkan khualitas dirimu (sebab bocoran aja nih, sekalipun pernikahan adalah hal baru tapi kebiasaanmu teruji disitu T,T) dan jagalah dirimu semulia mungkin (kalau bisa minimkan kenal lawan jenis dan miliki bergudang-gudang kenalan sejenis) ! Nggak ada ruginyaaaa deh! Nah, selama mengandung, tentunya aktivitas membuka laptop semakin minim, sebab.. pegel-pegel gimanaaa gitu. Terlebih ketika didepan laptoppun harus fokus pada satu hal yaitu Bab 1, 2, 3! ^^ greeaatlah! Selain itu saya juga mengikuti Magang --yang telat, sama telatnya dengan laporan yang masih 0% ini >,< -- Lalu disusul dengan pengambilan data dan penelitian. Dan, 20 April inilah saya ternyata kangen sekali menulis dan akhirnya mampir ke blog tercinta, sebab sedang galau mode on sebab mencari subjek ke-tiga yang tak kunjung ditemukan, dan harus ditemukan malam ini. Yeah, yeah, yeah! Baiklah mungkin ini self-report saya, yang agak tidak jelas, hanya sebagai pengingat bahwa saya memiliki waktu yang begitu luarbiasa <3 :="" agustus="" ah="" dulu="" fokus="" insyaallah="" kejar="" mau="" p="" wisuda="" ya="">

semangat untukku dan my little lovely one!
-- peace, lo(ve) and syari'--
20 April 2014

EGOIS Yang Tercela


===============

Ananiyah (egois) adalah sifat yang mementingkan diri sendiri dan keinginan untuk memiliki dan menguasai. Dan menjadikan tujuan setiap perbuatannya untuk kepentingan dia sendiri

Perkataan Allah Ta'ala 
وَالَّذِينَ تَبَوَّءُوا الدَّارَ وَالْإِيمَانَ مِنْ قَبْلِهِمْ يُحِبُّونَ مَنْ هَاجَرَ إِلَيْهِمْ وَلَا يَجِدُونَ فِي صُدُورِهِمْ حَاجَةً مِمَّا أُوتُوا وَيُؤْثِرُونَ عَلَىٰ أَنْفُسِهِمْ وَلَوْ كَانَ بِهِمْ خَصَاصَةٌ ۚ وَمَنْ يُوقَ شُحَّ نَفْسِهِ فَأُولَٰئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ

Dan orang-orang yang telah menempati kota Madinah dan telah beriman (Anshor) sebelum (kedatangan) mereka (Muhajirin), mereka (Anshor) ´mencintai´ orang yang berhijrah kepada mereka (Muhajirin). Dan mereka (Anshor) tiada menaruh keinginan dalam hati mereka terhadap apa-apa yang diberikan kepada mereka (Muhajirin); dan mereka mengutamakan (orang-orang Muhajirin), atas diri mereka sendiri, sekalipun mereka dalam kesusahan. Dan siapa yang dipelihara dari kekikiran dirinya, mereka itulah orang orang yang beruntung. (QS Al Hasyr :9 )

Dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu berkata : Bersabda Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam : 
Siapakah di antara umatku yang mau lima perkara yag dia mengamalkannya atau mengajarkan kepada orang yang akan mengamalkannya?
Aku berkata : Saya wahai Rasulullah. Kemudian beliau bersabda : 
1. Jauhilah yang haram niscaya engkau jadi hamba yang banyak beribadah.
2. Cukupkan dengan apa yang Allah berikan padamu, kamu jadi orang yang paling kaya
3. Berbuat baiklah pada tetanggamu, kamu termasuk orang beriman 
4. Cintailah manusia apa yang kamu sukai untuk dirimu, kamu adalah muslim
5. Jangan banyak tertawa, sesungguhnya banyak tertawa mematikan hati 
(Riwayat Ahmad 2/310 No. 8081, Tirmidzi/2305 Dihasankan Al-Albani) Sumber : saaid.net



Terharu


"Terharu. Kata itulah yang selalu mengiringi ingatan saya ketika kembali pada tanggal 29 September 2013, hari dimana (bahasa saya saja) ada sebuah silaturahim akbar, inti acara itu sesungguhnya hanyalah tentang silaturahim saya, ayah dan dirinya, namun disertai juga dengan silaturahim keluarga besar saya dan keluarga besar orang yang saat itu masih begitu asing, melainkan juga teman-teman yang begitu saya sayangi, serta tetangga yang mungkin sebagian besar tidak tahu bahwa di daerah itu hiduplah seorang gadis bernama "Vera". Saya benar terharu mendapati adik-adik, teman mengaji, kakak kelas, dan sahabat-sahabat dari Semarang yang bela-belain naik kereta 2x dalam kurun waktu 24 jam menempuh waktu sekitar 16 jam beserta macet dan kesasar. Beberapa diantaranya malah mencari tempat yang bisa disinggahi untuk menginap. Dan beberapa diantaranya bahkan datang ketika maghrib, menyempatkan diri setelah suatu acara, ah terharu. Serta teman KKN dan kekasihnya yang tersasar sana-sini hingga akhirnya sampai. Ada juga teman SMP yang bela-belain datang sehari sebelum acara, langsung dari Bogor dan izin dari agenda ini-itu untuk hari H hanya buat bertemu muka dan berbagi cerita. Lebih-lebih teman-teman komunitas yang sudah sekian lama tidak berjumpa akhirnya dipertemukan lagi di hari itu, mereka yang dulu ditemui pas ABG kini sudah beranjak dewasa, ah waktu, bahkan ada yang sudah membawa satu prajurit ganteng loh ^^. Nah, yang tidak boleh tidak disebut adalah keluarga Rohis SMA yaitu kakak-kakak, adik-adik, dan khususnya angkatan 2010 yang sudah meluangkan waktu dari berbagai agenda padat mereka, mereka yang memorinya selalu ngangenin. (Ah ya untuk adik-adikku saya tidak terbayang bagaimana kalian membungkus kado dan membawanya ke rumah, berat banget loh, dan ketika dirangkai berasa kalau kita dikerjain  panduangannya bikin cenat-cenut kepala, si dia sampai begadang loh hehe). Ada juga senior yang baru punya baby yang datang di hari sabtunya sebab salah hari, terakhir ketemu beliau adalah ramadhan 2010 saat masih nyinggel tak tahunya bertemu sudah bawa si tembem. Dan, umahat yang aku sayangi (senior juga) yang tanpa diduga datang bersama mertuanya. Senangnya. Apalagi bertemu sama sohib main SMA, yang sudah lebih dari 3 tahun tidak bertemu, jarang sekali terkoneksi, disana-dipelaminan- kita berjam-jam ngobrol tanpa henti nyuekin si dia, lucu kalau diingat. Nah, ada juga teman main yang nyebelin sangat, mungkin harus di capslock nyebelinnya, yaitu... geng SMP, yang ketika dikabari aku mau nikah mereka tuuuuh... flaaaat banget seakan-akan tidak ada tanda-tanda kehidupan, kupikir mereka tidak akan datang sebab sibuk dengan agenda mereka, gak tahunya tiba-tiba datang serombongan dan ketawa haha-hihi-haha-hihi, ternyata mereka melakukan koordinasi sendiri. Yah well mereka memang begitu ^^ sekalipun udah lama nggak ngobrol dan temu muka tetap ngangenin deh. Pun juga dengan beberapa teman SD yang sayangnya tidak sebanyak yang diharapkan, sebab pas liburan tidak ikut reuni harapannya bisa reuni disini, lumayanlah ada beberapa yang hadir. ^^ Sekalipun ada raga-raga yang tidak hadir, namun saya menemukan kumpulan hadiah yang dititipkan, ah... terharu sekali mendapatkannya, insyaAllah akan sangat bermanfaat.

Yeah, tidak ada yang bisa dikatakan selain alhamdulillah wa syukurillah, 'terimakasih telah ada dalam perjalanan hidupku' kata inipun mungkin tidak bisa mewakili sepenuhnya, ah ya sudahlah, maklum lagi terharu :')"

-lo(ve)- 

[Susahnya... TUGAS ISTRI itu..!]


-catatan singkat saja-

Tugas istri, hmm... dulu sih ketika masih sibuk-sibuknya masuk keluar kelas di kampus atau sekolah, kalau ketemu yang namanya tugas semangat sekali mengerjakannya (kecuali yang eksak ya hehe), apalagi kalau sekelompok sama yang kooperatif dan bisa dibagi jobdesk dengan jelas sehingga meminimalisir pekerjaan yang tidak maksimal. Nah, sekarang... deskripsi tugasnya sudah berbeda sebab peran yang diambilpun berbeda, bukan lagi jomblo/singel, mahasiswi kura-kura (kuliah rapat 2x), tukang update, anak sulung yang hobi sms gak jelas, atau sekedar wanita yang hobi kelayapan dari satu masjid ke mesjid lain. Katanya sih, peran yang saya ambil ini besaaar sekali (oh yea? perasaan aja mungkin), yaitu menjadi Nyonya X alias istri orang. Sebab perannya besar, otomatis tugas-tugasnyapun besar juga, semisal... yang menempati strata kedua, dibawah taat kepada Allah dan Rasulnya, adalah taat kepada suami dalam ketaatan kepadaNya, ini tugas yang tidak bisa ditawar-tawar, wajib bin sangat! Bisa-bisa shalatnya istri tidak diterma karena tidak taat suami, atau sepanjang malam atau sepanjang ia diluar rumah ia dijauhi malaikat. Hiii...

Selain itu, tugas yang lainnya tidak kalah besar, saya tidak akan berkaca kepada rumput tetangga yang lain, berkaca pada tugas saya sendiri sajah ya (ceritanya begitu). Yang pertama yang harus saya lakukan adalah, makan-makanan bergizi, tidur yang cukup, hindari stress, dan memupuk tabungan. Tugas kedua saya adalah menyelesaikan skripsi yang diakomodasi penuh oleh investor bernama suami, ditemani oleh supir ojek yang -kadang- siap sedia. Tugas ketiga terkait sandang, pangan, papan adalah merasa nyaman dengan rumah yang disediakan dan sudah bersih, menutup aurat dengan pakaian-pakaian yang telah disiapkan, dan mencicipi masakan atau menyediakan waktu untuk diajak mencicipi masakan diluar sana (Ya, ini menyibukkan sekali, hehe). Tugas keempat, tidak meminta banyak barang-barang tersier, tidak boleh tivi (agree!), kulkas belum boleh, perhiasan? untung saja saya juga tidak nge-blink, dan tas yang saya kumpulkan pas single masih cukup sekali. Tugas kelima, siap sedia mendengarkan taujih, ilmu, atau sekedar duduk mendengarkan tilawah. Tugas keenam, kalau saya mau katanya boleh mijitin atau bikinin teh hangat, sekali lagi... kalau saya mau.

Yup, tugas istri ternyata memang sangat berat! Jadi, ada yang sudah mau jadi istri orang...? Ini mungkin bisa menjadi gambaran betapa mengerikannya menikah itu, hwehehehe~

-- Peace, Love & Syari'

Vera, last 2013

ENAM TANDA KEBODOHAN



Diriwayatkan dari al-Hasan bin 'Alawiyah, beliau berkata: "Muhammad bin Manshur berkata: "Ada enam hal yang menandakan KEBODOHAN seseorang:

1. Marah tanpa alasan.
2. Berbicara dalam hal yang tidak ada manfaatnya.
3. Nasihat bukan pada tempatnya.
4. Menyebarkan rahasia.
5. Percaya kepada setiap orang.
6. Tidak bisa membedakan antara teman dan lawan."

Diriwayatkan dari Wadiah al-Anshari, beliau berkata: "Aku mendengar Umar bin al-Khaththab sedang menasihati seseorang, beliau berkata:

"Janganlah engkau mengucapkan sesuatu kecuali hal yang penting bagimu, kenalilah musuhmu dan berhati-hatilah terhadap teman kecuali orang yang sangat dipercaya. Seseorang tidak dikatakan terpercaya kecuali jika ia takut kepada Allah .

Janganlah kalian berjalan dengan orang yang suka melakukan maksiat, karena (jika demikian) dia akan mengajarkan kejelekan kepadamu, dan janganlah kalian menampakkan rahasia dan urusanmu kecuali kepada orang yang takut kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala ."

Al-Auza'i berkata: "Aku mendengar Bilal bin Sa'ad berkata:

"Temanmu yang selalu mengingatkanmu tentang urusan akhirat ketika berjumpa denganmu lebih baik daripada teman yang setiap kali berjumpa denganmu dia memberimu uang sebanyak seribu dinar."

(Shifatush Shafwah, Ibnul Jauzi)

[Menjaga Rasa Syukur]



Kita pasti sepakat, (eh, mungkin saya aja yang sepakat) bahwa mengeluh di facebook itu seperti buang sampah tidak pada tempatnya. Walau ada beberapa keluhan yang jika bijak diolah dapat menciptakan rasa manis-asin-asem yang pas sehingga dapat membawa faidah atau hikmah tersendiri. Sayangnya rasa-rasanya banyak pula penggemar kelah-keluh-resah tanpa juntrungan yang jelas sekedar aduh-aduh, hiks hiks lantas pergi, bahasanya kasarnya sekedar numpang "kentut" di home lalu kabur setelah plong, terlebih tanpa rasa bersalah telah memberi bau menyengat.

Syukurnya polusi itu mungkin sudah banyak kita sadari bahayanya. Namun, adakah yang menyadari bahaya polusi yang satu ini di dunia per-facebook-an atau di dunia maya ini?

Sebut saya, polusi ini namanya polusi "Bahaya Bahagia". Yup, di dunia ini mungkin perasaan Bahagia-lah yang paling banyak dicari-cari, ada yang begitu yakin dapat menemukan bahagia hakiki dalam lautan harta, jutaan wanita, mendunianya nama, atau tingginya martabat keluarga. Ada yang lebih tenang, dengan menyakini bahagia dapat ditemukan dalam hati yang merasa cukup, dalam kekhusyukan beragama, dalam keceriaan anak-anak, atau dalam seutas senyum sederhana di malam ini.

Bersyukurlah orang-orang yang mendapatkan karunia kebahagian itu, baik dengan sebab-sebab sederhana.

Tapi, sayangnya... kebahagiaan itu dapat menjadi bahaya mematikan, polusi baru, dalam dunia perfacebookan, bila ia diumbar dengan berlebihan sebab kurangnya kita bersabar menahan diri.

Bahaya polusi ini tidak lain adalah mencabut rasa syukur dihati orang-orang, dan menambah kedengkian orang-orang yang dengki, dan sungguh orang dengki itu berbahaya bagi kita (ingatlah surat al-falaq)

Hal yang harus sama kita sepakati, bahwa di dunia maya dan dunia nyata ini ada saja orang yang hati-nya memiliki penyakit super kronis, ada orang yang memiliki angan-angan super tinggi, ada jiwa-jiwa yang begitu lemah, ada orang-orang yang lupa dengan takdir dan kehendak Allah, yang mungkin... sebab hal ini, membuat kabar kebahagiaan-kebahagiaan kita (yang kita bagi secara berlebihan dan tidak pada tempatnya) menjadi bom bunuh diri, pil pahit, tikaman dalam bagi mereka, hingga tercabutlah rasa syukur dari diri mereka.

Yang sedang lulusan S1/S2, jagalah ia yang lulus SMA-pun susah payah
Yang dalam keadaan berkecukupan, jagalah perasaan yang kekurangan harta
Yang sudah menikah, jagalah perasaan yang belum juga menikah
Yang sudah bekerja, jagalah perasaan yang belum bekerja
Yang sedang hamil, jagalah perasaan yang belum dikaruniai
Yang sedang sehat dan kuat, jagalah perasaan ia yang sakit-sakitan
Yang bertubuh cantik menawan, jagalah perasaan yang kekurangan dalam fisiknya

Jagalah ia, dengan menahan diri dari mengumbar kebahagiaan dengan berlebih. Jagalah ia, dengan cukup membaca hamdalah dan berakhlak mulia. Jagalah ia, dengan kata-kata yang penuh faidah bukan sekedar sensasi saja.

Maka, sesungguhnya ia akan indah, menenangkan, dan mendamaikan jiwa.

Dan, tentunya... jika kita memahami, bahwa menahan diri dan menjaga orang lain semata-mata bukanlah karena ada yang dengki atau iri atau ada yang rapuh lagi lemah, melainkan semata-mata demi menjaga kesyukuran yang sempurna baik dalam kenikmatan atau tidak dalam kenikmatan itu sendiri. Kita, sama menjaga diri menjadi pribadi yang penuh syukur dalam kesabaran.

Lo(ve), 2013

Positive!

My last november, and no post! Where I have been? Yeah... Gone a while. And this post only a short report or information. Last month i cant accessed my internet, and this month i am too weak to think and write. This is maybe because "the positive" have been growing up inside me. Yeah, happiness thing. So, please pray the best for us. Barakallah. ^^

-- lo(ve)