Rss Feed

ShoutMix chat widget

Mau seperti ini?
Click aja disini---> Kumpulan Blog Tutorials

Selancarnya Anak Ingusan


Aduh, ngeri benar tampaknya

Muda – muda setingkat sd atau teka

Siap berselancar

Dengan kawan – kawan sepermainan

Tak apalah jika di lautan

Akan jadi kuat raga kemungkinan

Tapi.. muda – muda setingkat sd atau teka

Mereka siap berselancar di dunia yang lepas bebas, disana ada yang lebih meracuni dari ular berbisa

Lebih mengerikan dari mulut singa

Hampir mirip dengan narkoba

Mengancam nyawa

Bukan hanya diri tapi bangsa ini

Aduh, ngeri benar tampaknya

Awalnya game oneline saja

Jemari tangan lalu menulis ringan

Kata – kata asing tak tahu artinya

Dan muncul gambar binatang ragunan imitasi

Aduh, ayah ibunya

Pendidik institusi utama generasi muda

Kemanakah kalian?

Larut benar regang waktu permainannya

Ini lebih dari cukup!


^*syafiyah*^

Sekolah

Sekolah

April 2009


Pagi – pagi ku buka kamus

Siang – siang ku hafal rumus

Sore – sore ku pasti mampus

Plagiator

Plagiator

April 2009

Payah – payah susah

Susah – susah payah

Payah – susah – payah

Hah!

Makna habis arti

Harta tak terperi

Plagiator beraksi tak peduli!

Payah – payah susah

Susah – susah payah

Kami... kepayahan - kesusahan

Mereka... kesusahan - kesenengan


^*vhelovera*^

Pertemuan Khusus




Kawanku berupa-rupa

Hitam, putih, merah, jingga

Bak bianglala

Ramai – ramai bercakap berpesta

Mengkaji hati, mengenal diri bersama

Bertumpuk satu dunia

Di sudut rumah istimewa

Bukankah maksud membagi nasib

Nasib yang menyibukan diri dalam diam

Ada tangan – tangan yang tak bisa diam

Tulis menulis rasa dan aib

Sebagian besar hati tampak lepaskan beban

Dan mata memerah, rintik satu – satu

Menahan getar jiwa hingga ke dada dan suara

Disana kami bergiliran

Ungkapkan tanyaku yang lalu

Tumpahkan cerita dan bahagia


^*syafiyah*^

*Dear, ukhti seperjuang di jalan dakwah kita? ingat saat ini?


Pengakuan




‘Well..’ katamu

‘Dapat saja kusampaikan banyak kelemahanmu’

Sakit perutku

Lemas kakiku

Apa maumu?

Menikamku?

Di wajahku bagai permainan hidup dan mati

Untung kau gugurkan senyum sebelum usai

Untung ragaku tak tampak padamu

Dan kupandai sembunyikan rasaku

Walau pahit benar

Dan hati ini memar


^*syafiyah*^

Pendar



P e n d a r

April 2009

Lamalamalam

Tangbintangbintang

Lanbulanbulan

Silih..

Pendarkan cahya diri

Kala matahari terikat mati

Setengah hari


^*vhelovera*^


Munafik

Munafik

April 2009

Diantara tegap langkah pasti

Anggukan sigap tak tertandingi

Diantara kedua ini

Ada kemunafikan tersembunyi

Munafik

Munafi

Munaf

Muna

Diam sajalah hai hati

Janganlah kau akui

Kemunafikan diri ini


^*vhelovera*^

Luka-luka Jiwa Muda

Luka – Luka Jiwa Muda

Malam minggu makin larut

Bagiku waktunya usai, aku penat!

Tapi kalian malah mulai

Kumpul beramai-ramai

Hitam-hitam, rumpai-rumpai

Sekilas kutangkap sosok kalian

kira-kira berdelapan hasil biasan

Seumur denganku

Mereka kawan-kawanku dulu

Tertangkap sekilas canda

Ah, adakah luka-luka?

Di jiwa muda mereka?

Malam minggu

Apa selalu begitu

Di sudut kota ini sepanjang waktu itu

Bagaimana di sudut kotamu?

Adakah luka-luka?

Di jiwa muda mereka?


^*vhelovera*^

IPA tanpa dosa!

IPA tanpa dosa

April 2009

Baiklah, dengan baik – baik aku menghadapkan diri, berserah diri

Tuhanku Yang Maha Kuasa..

Logika, fluida

Reproduksi manusia

Penyangga, dinamika

Usaha, Daya, Gaya

Kinematika, Termokimia

Asam basa, penyangga

Dan sejuta bab lain tentang alam raya yang Kau cipta

Adakah jalan bagi hamba?

Tuk menyerap memahami sari pati ilmu dengan makna?

Dan tanpa dosa? tanpa asa?


^*vhelovera*^

Hati-hatilah Hatiku!




Dengarlah Tuhan-ku

Lama.. Chairil Anwar bersenandung syair

Ketika ‘AKU’-nya lagi-lagi terukir

Seribu tahun lagi, barang kali takkan mencair

Kini.. Mimpiku jatuh tersungkur

Tuhan-ku

Katanya kata bulan, bukan jadi bulan biasa

Katanya dalamnya makna, tarian kata yang utama

Katanya sederhana saja

Tapi Tuhan-ku

Bukan mulut ini ingin dikunci

Sederhana saja aku bisa

Menari-kan kata aku kuasa

Tapi Tuhan-ku

Hati ini-lah yang berhati-hati

Seonggok daging, menagih realisasi

Dari syahdatain pengikat diri

Ampun!!

Ampuni

Ampunilah!

Amien


^*syafiyah*^
[April 2009]